Senin, 2 Maret 2026

Breaking News

  • Pengurus GRIB JAYA Riau Sambut Terpilihnya Martin Purba dalam Acara Buka Bersama   ●   
  • Komisi II DPRD Kepulauan Meranti Tegaskan Penolakan Wacana Kenaikan Tarif Ferry, Hearing Digelar Transparan   ●   
  • Usai Terima SK Dari H. Hercules Rozario Marshal, Dr. Martin Purba Langsung Satukan Kader GRIB Jaya Riau   ●   
  • Wujudkan Kepedulian Sesama Makhluk Hidup, GEMA Sadhana Riau Sambangi Pusat Konservasi Gajah Minas   ●   
  • Memaknai Langkah Berani Prabowo Redakan Perang   ●   
Bupati Bengkalis Buka Pelatihan Pendampingan dan Penyusunan Dokumen Perencanaan  Penganggaran Responsif Gender
Rabu 16 Juli 2025, 19:12 WIB

suarahebat.com, BENGKALIS - Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia secara resmi membuka Pelatihan Pendampingan dan Penyusunan Dokumen Perencanaan Penganggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Rabu, 16 Juli 2025 di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis.

Bupati Kasmarni menegaskan pentingnya sinergi antara perencanaan dan penganggaran agar program pembangunan daerah tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Perencanaan dan penganggaran bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab kita untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, transparan, dan akuntabel," ujar Johan.

Ia juga berharap melalui pelatihan ini, seluruh peserta mampu memahami mekanisme penyusunan dokumen mulai dari RKPD, Renja, hingga KUA-PPAS, serta meningkatkan koordinasi antar perangkat daerah.

Johan mengatakan pelatihan yang di gelar sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengadvokasi kebijakan. Selain itu juga dapat memastikan seluruh kebijakan program pembangunan sangat responsif terhadap kebutuhan dan kepentingan perempuan dan laki-laki serta berkontribusi pencapaian kesetaraan.

"Pengarustamaan gender merupakan strategi untuk mengintegrasikan gender sebagai dimensi integral dalam perencanaan, penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan sehingga dapat menghilangkan hambatan yang menyebabkan tidak tercapainya kesetaraan," kata Johan.

Pada kesempatan itu Johan juga mengingatkan keseteraan dan keadilan gender bisa tercapai dengan penganggaran responsif gender yang menjadi salah satu instrumen dalam mengatasi kesenjangan akses kontrol.**Rz.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top